Puas ya liburan, pulang kampung.
Sekarang masuk sekolah lagi
Lebaran 1429H kemarin Aulia pulang kampung. Berangkat duluan sama Bunda naik bus karena Ayah masih masuk kerja. Kata Bunda kalau berangkatnya bareng Ayah, di kampung cuma sebentar.
Seminggu kemudian Ayah baru nyusul ke kampung. Senangnya lebaran di kampung. Aulia ketemu banyak saudara.
Melihat kelinci, bebek, ayam, sapi, kebo dan main-main pasir tiap hari.
Halo anak embek, lebaran yuk!
H
Kelinci Pakpuh Bowo
Main kudalumping yuk!
Mau susu sapi tinggal minta langsung ke sapinya.
Pipil jagung ya
Bunda, sayurannya seger-seger ya?
Nama-nama Malaikat dan tugasnya ada 10, yakni :
- Malaikat Jibril, tugasnya Menyampaikan wahyu
- Malaikat Mikail, tugasnya Menyebarkan rezeki dan menurunkan hujan
- Malaikat Israfil, tugasnya Meniupkan Sangkakala
- Malaikat Izrail, tugasnya Mencabut nyawa Makhluk hidup
- Malaikat Raqib, tugasnya Mencatat amal kebaikan manusia
- Malaikat Atid, tugasnya Mencatat amal keburukan manusia
- Malaikat Munkar, tugasnya Menanyakan mayit di alam kubur (Barzah)
- Malaikat Nakir, tugasnya Menanyakan mayit di alam kubur (Barzah)
- Malaikat Malik, tugasnya Menjaga pintu Neraka
- Malaikat Ridwan, tugasnya Menjaga pintu Syurga
Aulia ikut memperingati dan merayakan kemerdekaan RI 17 Agustus loh…
Ikut perlombaan kipas balon, makan krupuk. Juga jalan sehat keliling seputar GAC. Aulia jalan terus kok, nggak minta gendong Ayah dan Bunda.


Jam 01 dini hari. Tiba-tiba kamu bangun dan bilang "Ayah, Aulia laper!". Jika sudah begini pasti Ayah atau Bunda yang bangun. Menyiapkan makanan buatmu.
Padahal Ayah baru saja memejamkan mata, Bunda juga setelah kecapean menyelesaikan pekerjaan rumah dan jahitan. Tapi buatmu, kami tak ada rasa berat dan ragu.
Dan jika sudah demikian, ujungnya adalah begadang. Siap menjawab segala pertanyaan darimu yang tak habis-habis.
Besok harus bangun pagi ya. Sekolah yang rajin.
Asyik euy diajak ayah ama bunda ke Ragunan. Katanya disana ada Farel, Om Ari dan Tante Indah.
Rame sekali, tapi jadinya ga keliling karena si Farel ngambek. Eh, Aulia juga. Minta Ayah dibeliin mobil-mobilan.
Ya udah naik kereta mainan deh.
Selamat Ulang Tahun ya Nak!
Hari ini genap 4 tahun kelahiranmu.
Ayah dan Bunda hanya bisa berdoa dan berharap. Semoga kamu kelak menjadi anak yang berguna bagi dirimu sendiri, keluarga, dan agama.
JIka tidak ada pesta, tiup lilin dan hadiah. Ini adalah cara Ayah dan Bunda untuk ajarin kamu bahwa ulang tahun tidak harus dirayakan.
Untaian doa dari Ayah dan Bunda kiranya lebih berarti buatmu.
Happy Birthday Cantik !
Ayah & Bunda
Kenapa sih nak?
Baru dua minggu sekolah, kok sudah ga mau sekolah. Ayah dan bunda jadi bingung dan bertanya-tanya kenapa kamu ga mau sekolah. Apa dimarahin sama Ibu Guru? Digangguin ama teman? Ato karena belum dapat sragam sehingga merasa dibedakan?
Aulia yang cantik dan soleha,
Betapa bangganya Ayah dan Bunda jika melihat semangatmu untuk belajar begitu besar. Sampai bingung Ayah dan Bunda menyakinkanmu bahwa hari ini hari libur. Bahkan acara ngaji di mushola yang masuknya cuma 2 hari Kamis dan Jumat, menurutmu masuk tiap hari.
Jadi jika Ayah & Bunda bilang hari ini libur, maka kamu tetep geger dan ngotot masuk ngaji. Bingung deh kita menjelaskannya.
Saat malam badanmu agak panas dan kami sepakat agar kamu tidak masuk sekolah, tetep saja pagi-pagi kamu bangun dan ngotot minta mandi dan berangkat sekolah.
Semoga saja, semangat untuk sekolah dan belajar seperti ini tidak akan pudar oleh waktu.
Semoga kelak, banyak manfaat untuk orang-orang disekitarmu dari apa yang kamu lakukan.

Ayo Bunda! Aulia lari aja ya…